Sisipan tahapan pembangunan (3)
Selanjutnya mari bahas tentang proses fininshing
Finishing terbagi menjadi beberapa bagian
Plesteran-
Untuk menutupi permukaan dinding pasangan batako, bata merah, maupun hebel biasanya digunakan plesteran, Plasteran sangat berrpengaruh terhadap proses finising dinding.
Proses finising dinding Ada dua macam plesteran biasa (adukan 1 : 5) dan plesteran trasram (adukan 1 : 3) . kebutuhan semen untuk plesteran trasram biasanya lebih banyak dengan plesteran biasa. Plesteran trasram berfungsi sebagai penahan rembesan air agar ruangan tidak lembap. Biasanya plesteran trasram dibuat setinggi 1,5 m dan sering digunakan untuk dinding kamar mandi dan tempat cucian.
Acian-
Agar terlihat lebih rata dan rapi, biasanya dinding diplester dan dilapisi dengan acian. Acian merupakan pekerjaan penutup plesteran menggunakan semen saja. Pemasangan acian dilakukan setelah 2-3 hari umur plesteran, dengan waktu tersebut diperkirakan plesteran sudah kering dalam cuaca normal.
Proses Finising Dinding
cara proses finising dinding
Pengecatan
Ada dua jenis cat solid yang digunakan dalam finishing dinding, yaitu cat dasar dan cat finish. Selain itu, ada juga cat transparan.
a). Cat dasar ( meni, zink cromat )
Cat yang biasanya dipakai sebagai cat dasar pada kayu adalah cat meni dan pada besi adalah zink cromat. Fungsi cat meni untuk kayu sebagai pengisi pori sehingga tidak boros dalam pemakaian cat finish. Ini berbeda dengan zink cromat yang fungsinya bukan untuk mengisi pori-pori pada besi, melainkan hanya untuk menahan karat sehingga dapat membuat besi lebih awet.
Untuk cat dasar pada tembok atau dinding biasanya menggunakan plamur tembok. Fungsi plamur tembok ini sama dengan meni kayu, yaitu mengisi lubang-lubang atau retak rambut pada dinding. Setiap kilogram plamur tembok dapat dipergunakan untuk menutupi seluas 4 – 6 m2 bidang tembok.
b). Cat finish
Cat finish untuk tembok atau kayu olahan umumnya dibagi menjadi tiga bagian. Yaitu cat interior, cat exterior, dan cat dekoratif. Namun, bila dilihat dari bahan dasarnya maka cat finish dapat dibedakan menjadi dua jenis, yaitu berbahan dasar air (water based) dan berbahan dasar minyak (solvent based).
Kedua jenis cat tersebut memang dapat digunakan untuk interior, exterior, atau dekoratif. Namun hasil dan umurnya akan berbeda-beda. Untuk bagian luar yang memerlukan ketahanan cukup kuat dari terpaan cuaca dan mudah dibersihkan dengan lap basah, maka cat yang digunakan adalah cat exterior weater shealt. Sementara untuk bagian dalam, jenis cat exterior juga dapat digunakan, tetapi harganya dua kali lipat dari cat biasa.
Cat finish untuk besi dan kayu sering disebut cat minyak (cat solid). Dalam penggunaannya, cat minyak ini perlu dicampur dengan minyak cat atau disebut tinner.
c). Cat transparan (politur, melamik, ultran dll)
Sebagai cat finishing permukaan kayu seperti meubel, kusen, daun pintu, daun jendela atau partisi yang ingin ditampilkan atau ditonjolkan tekstur serat kayunya, maka diperlukan jenis cat transparan. Ada beberapa jenis cat transparan yang dapat digunakan, di antaranya ialah politur, melamik atau melamin, polyurethane, vernis, dll.
Lapisan keramik
Lapisan dinding keramik banyak digunakan dalam kamar mandi dan dapur. Pemasangan duperlukan perencanaan yang baik karena keramik yang dijual di pasar sangat variatif termasuk motif dan ukurannya.
Batu alam atau batu temple
Di daerah ada kekhasan dalam penggunaan pelapis dinding luar, baik sebagai kombinasi maupun total pelapis, misalnya di Bali yang menggunakan bata tempel tabanan. Di kota-kota besar, ada dinding rumah yang menggunakan batu kali tipis, batu pipih, batu templek atau batu-batu lunak semacam batu kapur yang banyak ditemui dengan berbagai warna, seperti warna putih kecoklatan atau kehijauan.
Ada banyak jenis batu alam yang hingga saat ini banyak diperdagangkan. Beberapa jenis di antaranya adalah batu paras, batu candi, batu andesit.
Granit dan marmer
Dua jenis batu alam ini terkadang membuat banyak orang saat melihatnya. Ini disebabkan penampilan kedua bahan mirip sehingga banyak orang yang terkecoh. Cara paling sederhana membedakan keduanya adalah dengan memperhatikan harganya. Granit lebih mahal dibanding marmer. Namun, ada juga marmer dengan warna-warna indah sehingga harganya dapat bersaing dengan granit.
Kaca
Dewasa ini kaca sudah digunakan pada dinding-dinding rumah, kantor atau penyekat ruangan. Akibatnya, permintaan kacapun meningkat. Perkembangan penggunaan kaca tersebut membuat produsen kaca berlomba memproduksi kaca dengan berbagai inovasi jenis, warna ataupun kegunaannya..
Wallpaper
Di pasaran saat ini sudah banyak beredar produk wallpaper lokal maupun impor yang penampilannya hampir sama. Untuk membedakannya cukup dengan melihat fisiknya dan meraba tekstur permukaan maupun jenis kertasnya. Wallpapernya dapat tahan terhadap air dan tidak mudah sobek. Wallpaper dapat tahan terhadap air karena permukaannya mengkilat, sedangkan tidak mudah sobek karena mengandung vinil.
Aksesori dinding
Glassblock
Glassblock adalah balok dari kaca berukuran 20 cm x 20 cm atau 30 cm x 30 cm dengan ketebalan 10 cm atau 12,5 cm. Glassblock dipakai pada dinding ruangan yang butuh pencahayaan, karena ruangan tersebut tidak dapat dibuat jendela yang disebabkan ruangannya sempit atau terbatasan dengan rumah tetangga.
Roster
Ada beberapa jenis roster di antaranya adalah balok maupun silinder. Bahan pembuatnya dari kayu, keramik, tanah, batu candi, atau alahan pasir semin yang berfungsi sebagai sirkulasi udara.
Demikian beberapa tahapan finishing yg biasa ada di pembangunan namun terkadang ada modifikasi dan pemakain bahan finishing lainya
Tidak ada komentar:
Posting Komentar